Bagaimana
Engkau di Hari Esok
Ketika sebuah pesawat jet regular mendarat di bulan
Seorang pemuda
sedang duduk disalah satu puncak bukit di sana
Memandangi
pergantian siang dan malam di bumi
Menghitung
pergantian waktu
Ia berkata:
Hai…,waktu
Selama ini aku
slalu bersamamu meski tak pernah menyapamu
Sekarang,
ajarilah aku sesuatu!
Lalu sang
waktu pun berkata…
Kemarin
bukanlah kemarin tanpa hari ini
Hari ini
adalah besoknya kemarin dan kemarinnya besok
Besok selalu
setelah hari ini
Adalah sulit
mengatakan Sekarang
Dengan
mengatakannya ,maka ‘sekarang’ itu menjadi masa lalumu
Namun masa
lalumu selalu menjadi apa adanya kamu sekarang
Dan apa adanya
kamu sekaramg akan menjadi masa depanmu
Jangan kau
katakan hari esok takkan datang
Karana
ketahuilah ia akan menghampirimu
Tahukah kamu bagaimana keadaanmu di
hari esok.??
Pasti
tidak,kecuali Sang Pengatur Waktu
Untungnya kamu
telah tahu
Bagaimana
keadaanmu di hari esok
Berawal dari usahamu
hari ini
Nasehat:tafakur

